Selamat Datang, Tamu CariAlatBerat.com! [ Daftar | Masukrss

Prospek Bisnis Alat Berat di Indonesia Makin Tumbuh

| Artikel | December 23, 2011

Jakarta (ANTARA) – Bisnis alat-alat berat di dalam negeri akan makin tumbuh dan berkembang dengan pesat, karena kebutuhan terhadap produk itu makin tinggi, akibat besarnya permintaan pasar domestik dan luar negeri. 

20111223223753 alat berat Prospek Bisnis Alat Berat di Indonesia Makin TumbuhDirektur Penjualan PT United Tractor (UT) Hendrik K Hadiwinata kepada pers di Cikarang, Jumat, mengatakan tingginya permintaan pasar domestik itu membuat perseroan terus menambah perusahaan sejenis dalam upaya memenuhi permintaan pasar yang tinggi. Karena itu UT merupakan pemimpin pasar dalam penjualan alat-alat berat dengan pangsa pasar sebesar 48 persen, sedangkan Caterpillar hanya 18 persen dan Hitachi 16 persen, katanya.

Menurut Hendrik, besarnya permintaan alat-alat berat di dalam negeri mendorong investor asing berminat menginvestasikan dananya di pasar domestik seperti China, Eropa dan Amerika Serikat. Karena itu bisnis alat-alat berat akan makin kompetitif dalam beberapa tahun mendatang, ujarnya. Ia menambahkan, saat ini ada tiga pabrikan alat-alat berat di dalam negeri antara lain Komatsu dan Mitshubisi dan diperkirakan pada tahun depan akan mencapai 10 pabrikan alat-alat berat.

Continue reading »

1,826 total views, 2 today

Bisnis Alat Berat Masih “Sangat” Menjanjikan

| Artikel | May 20, 2011

Alat Berat Hitachi Komatsu Pertambangan 200x150 Bisnis Alat Berat Masih Sangat Menjanjikan

Viva News – Hexindo Adiperkasa memimpin kenaikan laba tertinggi. Lalu, siapa peraih laba terbesar? Bisnis alat berat masih menjanjikan. Tiga distributor alat berat yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pun mampu mendongkrak laba selama semester I-2010. Rata-rata peningkatan laba tiga emiten sebesar 44,06 persen.

PT Hexindo Adiperkasa Tbk yang mengusung alat berat merek Hitachi memimpin kenaikan laba tertinggi. Laba Hexindo melambung 118,3 persen menjadi US$9,22 juta atau setara Rp83 miliar (kurs Rp9.000 per dolar AS) pada semester I-2010 dibanding periode sama tahun lalu US$4,22 juta.

Disusul laba PT Intraco Penta Tbk yang terangkat 12,9 persen dari Rp27,41 miliar pada semester I-2009 menjadi Rp30,95 miliar pada periode sama 2010. Salah satu alat berat yang didistribusikan Intraco adalah merek Volvo. Sedangkan laba PT United Tractors Tbk hanya tumbuh satu persen menjadi Rp1,9 triliun. Namun, dari sisi nilai, laba anak usaha PT Astra International Tbk itu jauh melampaui dua pesaingnya tersebut. Anak perusahaan Astra dengan kepemilikan 59,5 persen itu mencatat kenaikan penjualan alat berat merek Komatsu hingga 95 persen menjadi 2.700 unit.

Continue reading »

3,203 total views, 2 today

Iklan Sponsor









Iklan Premium

Facebook Cari Alat Berat

Iklan Sponsor









Iklan Premium